Penerapan e-UDD (Electronic Unit Dose Dispensing) pada SIM-RS untuk Meningkatkan Keamanan dan Efisiensi Pelayanan Obat
Pelayanan Farmasi merupakan salah satu komponen penting dalam operasional rumah sakit. Ketepatan dalam pemberian obat kepada pasien tidak hanya memengaruhi kualitas layanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi distribusi obat, banyak rumah sakit mulai menerapkan e-UDD (Electronic Unit Dose Dispensing) yang terintegrasi dengan SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).
Digitalisasi ini membantu rumah sakit mengelola proses dispensing obat secara lebih sistematis, terkontrol, dan terdokumentasi dengan baik.
Apa Itu e-UDD (Electronic Unit Dose Dispensing)?
Electronic Unit Dose Dispensing (e-UDD) adalah sistem distribusi obat di rumah sakit di mana obat diberikan kepada pasien dalam bentuk dosis tunggal (unit dose) sesuai dengan resep dokter untuk periode waktu tertentu, biasanya per dosis atau per hari.
Dengan bantuan EMR (online prescription) yang terintegrasi dengan SIM-RS, proses mulai dari peresepan, verifikasi farmasi, hingga distribusi obat ke pasien dapat dilakukan secara digital dan terpantau secara real-time.
Fitur e-UDD sudah tersedia di SIM-RS Medinfras
SIM-RS Medinfras mulai mengembangkan fitur e-UDD sejak tahun 2016 yang mulai disempurnakan pada tahun-tahun berikutnya. Ketika e-UDD terintegrasi dengan SIM-RS, alur pelayanan farmasi menjadi lebih efisien dan terkontrol. Beberapa tahapan implementasi e-UDD Medinfras adalah sebagai berikut
- Menerapkan Online Prescription (resep elektronik) dari Dokter: Dokter memasukkan resep obat langsung melalui sistem Electronic Medical Record (EMR) Medinfras. Resep tersebut otomatis terkirim ke instalasi farmasi untuk diverifikasi.
- Verifikasi oleh Apoteker: Apoteker melakukan pengecekan terhadap resep yang masuk, termasuk dosis, interaksi obat, serta kesesuaian terapi pasien.
- Proses Unit Dose Dispensing: Setelah diverifikasi, obat akan dipersiapkan oleh farmasi dalam bentuk unit dose sesuai kebutuhan pasien dan jadwal pemberian obat yang otomatis terbentuk sesuai jadwal pemberian obat yang telah diresepkan oleh Dokter.
- Proses Distribusi Obat ke Ruang Perawatan: Obat yang sudah dipaketkan per pasien akan didistribusikan ke unit perawatan atau bangsal sesuai jadwal pemberian obat.
- Pencatatan Otomatis dalam Medinfras: Setiap proses dispensing, distribusi, hingga pemberian obat kepada pasien tercatat secara dalam SIM-RS Medinfras sehingga memudahkan monitoring dan audit.
Manfaat Penerapan e-UDD di Rumah Sakit
Implementasi e-UDD Medinfras memberikan berbagai manfaat penting, antara lain:
- Meningkatkan Keselamatan Pasien: Sistem membantu meminimalkan kesalahan pemberian obat seperti salah dosis, salah pasien, atau salah waktu pemberian.
- Mengurangi Pemborosan Obat: Dengan sistem unit dose, obat yang diberikan sesuai kebutuhan pasien sehingga dapat mengurangi obat yang terbuang.
- Meningkatkan Efisiensi Operasional Farmasi: Proses dispensing menjadi lebih terstruktur dan mudah dipantau oleh tim farmasi.
- Monitoring Penggunaan Obat Lebih Akurat: Manajemen rumah sakit dapat memantau penggunaan obat secara real-time melalui laporan yang dihasilkan oleh SIM-RS.
- Mendukung Standar Akreditasi Rumah Sakit: Penerapan sistem e-UDD mendukung standar keselamatan pasien dan manajemen obat yang menjadi bagian penting dalam akreditasi rumah sakit.
Tantangan Implementasi e-UDD Medinfras
Walaupun memberikan banyak manfaat, implementasi e-UDD memerlukan beberapa persiapan, antara lain Penyesuaian alur kerja instalasi farmasi dan Pelatihan tenaga kesehatan dan apoteker.
Tantangan tersebut dijadikan kesempatan oleh National Hospital Surabaya sebagai customer Medinfras untuk dapat memenangkan the Healthcare Asia Awards 2019 – ICT Initiative of the Year for Introducing the first Electronic Unit Daily Dose (e-UDD) barcode system for medication distribution.
Selain itu, Kepala Divisi Penunjang Medis RS Royal Taruma Jakarta (dr Lienliaty, MARS) membagikan pengalaman menggunakan Medinfras, “rumah sakit mulai menerapkan e-resep dan UDD untuk pasien rawat inap. Pengelolaan farmasi menjadi lebih terintegrasi, sehingga sangat membantu operasional unit farmasi, mulai dari proses pengadaan hingga penjualan, persediaan, penggunaan bahan habis pakai, serta didukung oleh sistem stok opname yang memudahkan pemantauan persediaan obat dan alat kesehatan. Medinfras juga terus melakukan pengembangan sistem guna meningkatkan pelayanan.”
Penerapan e-UDD Medinfras merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan obat di rumah sakit. Sistem ini tidak hanya membantu tenaga kesehatan dalam bekerja lebih efektif, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan keselamatan pasien.
Di tengah perkembangan digitalisasi layanan kesehatan, integrasi sistem Farmasi seperti e-UDD menjadi bagian penting dalam mewujudkan rumah sakit yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien



